Wednesday, 5 February 2014

Remedi

Padamlah resahmu, sayang
Aku dengar satu demi satu
nada kata yang diluah
sarat gundah

ketawa kamu--
Langsung sepi
tak terdengarkan
aku jadi rindu.

aku tak tahu bagaimana
menjadi seorang yang bisa
mententeram kamu secara total

tapi aku cuba bagaimana
mahu menjadi seorang yang bisa
memungut desah desah kamu

lalu--
desah kamu tadi
menjadi desahku jua
kondisi itu kita sama kongsi

biar nanti--
kamu lega
dan kamu memulang tawa
singgah menghalwa cupingku

Aku sekadar mahu menjadi remedimu
walau tak tertadah bahu
walau tak terhulur tisu

yang cuma aku mampu
ucap ucap doa yang ku kirim ke Tuhan
atas predikat kamu, sayang.
atas predikat kamu.

Nyaman, sayang.
Aku ada.


No comments:

Post a Comment

Do leave your comment.
I thank you.

.Tiap cantuman aksaraku dan seisinya adalah yang terpinjamkan dariNYA.