Monday, 11 March 2013

Milo Kita

dia sedang menyedut nikmat
keruhnya minuman yang terkondensasi itu
perlahan.
aku perhatikan.
langsung dia menyambung cerita
aku dengarkan.
aku bawakan ke ruang imejan
lalu kita sama sama memecah tawa
sesudahnya.

ah!
terngiang ngiang.
pada rendangnya.
pada teduhnya.
pada rimbunnya.
kita.

kejam.

sedar.
benar.
keruh minum itu sudah akhir.
lambai.
sepertinya kisah kita.
usai.

dan dia--
langsung memomentum jasadnya
sepi.

tapi,
alibi apa yang sedang
kau tinggalkan?
pada bentar kenalan kita?

pejam.


No comments:

Post a Comment

Do leave your comment.
I thank you.

.Tiap cantuman aksaraku dan seisinya adalah yang terpinjamkan dariNYA.