Sunday, 7 October 2012

Puisi Anak Muda

Dalam satu sudut hambar
Ada aku
Berteleku bersama awan awan ciptaan
Indah menyulam pelangi angan
Terkadang menjuih tersilap bayangan

Ku sangka redup sampai ke petang
Rupanya hujan di awal hari
Ku pohon izin menjangkau langkah
Pada wilayah cipta sendiri
Agar tak tercela sudahnya nanti

Cuma pasti pada aku
kerana ia mengajar aku tersenyum
Bila satu ketika senyumku dirobek
dan tika itu tahulah aku
Pasal lazimnya bernyawa
tak selamanya teduh

Tapi. . .
Tidaklah dikit pun rongga yang kau hulur
untuk aku mengorak lingkar

Makanya. . .
Bagaimana aku?
Mahu terus terusan berteman setia awan awan ciptaan?

Atau. . .
Kau ada intan berlian untuk aku bercanda?
Yang sudahnya menjadikan aku paling mulia?

Sincerely,
Me.

No comments:

Post a Comment

Do leave your comment.
I thank you.

.Tiap cantuman aksaraku dan seisinya adalah yang terpinjamkan dariNYA.